Logo BeritaKini
Breakingnews
Lapas Banceuy Berikan Premi untuk WBP Peserta Asimilasi Pasti Glow Carwash
Kalapas kelas IIA Banceuy Bandung Eris Ramdani berikan premium hasil kerja warga binaan lapas
METROPOLITAN

Lapas Banceuy Berikan Premi untuk WBP Peserta Asimilasi Pasti Glow Carwash

person

REPORTER

Caca Cariwan

Editor

Tim MetroJabar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:06 WIB

BANDUNG,METROJABAR.CO.ID– Ada semangat baru yang terus dibangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).


Bukan hanya menjalani pembinaan, para WBP juga diberikan kesempatan untuk belajar bekerja, meningkatkan keterampilan, sekaligus mendapatkan apresiasi atas hasil kerja mereka.


Hal itu diwujudkan melalui Program Asimilasi Pasti Glow Carwash Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung.


Pada Rabu (7/10/2026), Lapas Banceuy memberikan premi kepada WBP yang terlibat dalam kegiatan kerja di Pasti Glow Carwash.


Pemberian premi tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan hasil kerja WBP selama mengikuti program pembinaan kemandirian.


Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Eris Ramdani, mengatakan kesempatan yang diberikan kepada WBP harus dimanfaatkan untuk membangun perubahan positif.


Menurut Eris, program asimilasi bukan hanya tentang memberikan aktivitas kepada WBP, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk kedisiplinan, tanggung jawab dan keterampilan kerja.


«“Kesempatan mengikuti Program Asimilasi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya untuk mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab dan keterampilan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Eris Ramdani.»


Pemberian premi dilakukan secara berkala setiap bulan dengan memperhitungkan hasil pelaksanaan kegiatan dan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.


Untuk periode September 2026, premi dihitung berdasarkan masa kegiatan selama 10 hari.


Hal tersebut karena Pasti Glow Carwash Lapas Banceuy baru memulai soft opening pada 24 September 2026.


Bukan Sekadar Mencuci Kendaraan


Pasti Glow Carwash tidak hanya menjadi tempat bagi WBP untuk melakukan aktivitas kerja.


Di balik kegiatan tersebut terdapat proses pembinaan yang diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.


WBP mendapatkan pengalaman menjalankan pekerjaan secara langsung sekaligus belajar mengenai kedisiplinan, etika bekerja dan tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.


Lapas Banceuy pun terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar kegiatan tersebut berjalan sesuai tujuan pembinaan.


Eris Ramdani menegaskan bahwa pengalaman kerja yang diperoleh WBP diharapkan menjadi bekal ketika mereka nantinya kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.


“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini mampu memberikan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat. Kami ingin WBP memiliki bekal, rasa tanggung jawab dan kesiapan yang lebih baik sebelum kembali ke masyarakat,” katanya.


Dorong WBP Lebih Produktif


Dalam kegiatan pemberian premi tersebut, hadir jajaran Lapas Banceuy, di antaranya Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Ketua Koperasi Lapas Banceuy serta staf keuangan.


Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pemberian premi berlangsung tertib dan sesuai dengan ketentuan.


Koperasi Lapas Banceuy juga memberikan dukungan terhadap keberlangsungan Pasti Glow Carwash sebagai salah satu unit kegiatan yang mendukung pembinaan kemandirian WBP.


Program tersebut diharapkan mampu menjadi ruang bagi WBP untuk terus meningkatkan produktivitas dan keterampilan.


Lebih jauh, kegiatan ini diarahkan untuk mempersiapkan WBP agar memiliki kesiapan mental dan keterampilan ketika kembali ke tengah masyarakat.


Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung berkomitmen melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkelanjutan terhadap Program Asimilasi Pasti Glow Carwash.


Pemberian premi pun akan terus dilakukan secara berkala berdasarkan hasil kegiatan serta ketentuan yang berlaku.


Bagi Lapas Banceuy, pembinaan bukan sekadar menjalankan rutinitas selama WBP berada di dalam lapas.


Lebih dari itu, pembinaan diarahkan untuk membuka kesempatan bagi WBP agar belajar bekerja, menjadi lebih produktif, memiliki keterampilan dan mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan di masyarakat ***

visibility Dilihat: 97 kali
Gabung Saluran WhatsApp Kami

forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.