Bandung, METROJABAR.CO.ID | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin menyelenggarakan kegiatan Pembaretan dan Pengukuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bagian dari upaya membentuk karakter, memperkuat integritas, serta meningkatkan kesiapan pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, 11–12 September 2026, tersebut diikuti oleh 16 orang PNS yang terdiri atas 1 orang PNS Angkatan 2019, 3 orang PNS Angkatan 2023, dan 12 orang PNS Angkatan 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dan dilaksanakan oleh panitia yang berasal dari jajaran pegawai Lapas Kelas I Sukamiskin.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Pembukaan Pengukuhan PNS Baru yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Nanank Syamsudin. Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai wujud kepedulian serta kontribusi positif jajaran Pemasyarakatan terhadap lingkungan sekitar.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta memperoleh berbagai pembekalan yang memadukan materi lapangan, pembentukan karakter, wawasan Pemasyarakatan, serta penguatan profesionalisme sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Materi yang diberikan antara lain Capacity Building/Outbound, pembekalan dari Direktorat Kepatuhan Internal melalui Zoom, serta materi dari Direktorat Pengamanan dan Intelijen.
Pembekalan juga diperkuat dengan materi Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan yang disampaikan oleh Kasubag Kepegawaian Lapas Kelas I Sukamiskin. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman peserta mengenai peran, tanggung jawab, serta nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi dalam menjalankan tugas sebagai insan Pemasyarakatan.
Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan adalah Long March sejauh 5 kilometer. Kegiatan ini dirancang untuk menguji ketahanan fisik, kedisiplinan, kekompakan, kemampuan mengambil keputusan, serta kepatuhan peserta terhadap instruksi.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan melewati empat pos tantangan dengan materi dan tugas yang berbeda. Pos 1 mengangkat materi Integritas dan Keorganisasian. Pos 2 berfokus pada Ketahanan Fisik dan Kesamaptaan. Pos 3 menguji kemampuan Kerja Sama Tim dan Problem Solving, sementara Pos 4 memberikan penguatan terkait Etika dan Tata Tertib.
Setiap peserta dituntut menyelesaikan seluruh tantangan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Rangkaian tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mengukur kemampuan individu, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, solidaritas, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja secara efektif dalam sebuah tim.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan lapangan selesai, para peserta mengikuti renungan dan doa sebagai momentum refleksi. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk kembali memahami tanggung jawab, komitmen, serta amanah yang melekat setelah resmi menjadi PNS di lingkungan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan Pembaretan dan Pengukuhan ini, Lapas Kelas I Sukamiskin berharap para PNS memiliki integritas yang kuat, disiplin, ketahanan mental dan fisik, kemampuan bekerja sama, serta pemahaman yang baik mengenai tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Pembaretan tidak hanya dimaknai sebagai sebuah simbol, tetapi juga sebagai momentum untuk menanamkan nilai bahwa setiap insan Pemasyarakatan harus siap menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara penutupan dan pengukuhan. Momentum tersebut sekaligus menjadi awal bagi para PNS untuk mengimplementasikan seluruh pembekalan, nilai, dan pengalaman yang telah diperoleh ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di Lapas Kelas I Sukamiskin. ***
SMP PCI Baleendah dan Museum Pendidikan Nasional UPI Perkuat Kolaborasi, 83 Siswa Belajar Sejarah hingga Sains
Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 Digelar di Jakarta, Perkuat Komersialisasi Inovasi dan Daya Saing Nasional
Pemkot Bandung Ciderai Empati Warga, Anggaran Efisiensi Malah Dipakai Plesiran Camat ke Bali
Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Pegadaian Perkuat Kepercayaan Nasabah di Jabar
Ditjenpas Jabar dan PWI Perkuat Sinergi, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!